Petanesia Desak Aparat Keamanan Segera Tindak Tegas Kelompok Khilafatul Muslimin

Antara
Para pelaku konvoi yang mengampanyekan sistem khilafah. (FOTO: tangkapan layar video viral)

PURWOKERTO, iNews.id - Organisasi Pencinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) meminta aparat keamanan untuk segera menindak tegas kelompok Khilafatul Muslimin. Petanisia menyebut Khilafatul Muslimin jelas-jelas mengusung bendera Khilafah.

Organisasi kemasyarakatan yang didirikan oleh Maulana al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya (Habib Luthfi) menganggap aksi Khilafatul Muslimin membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kelompok itu, yakni Khilafatul Muslimin jelas-jelas mengusung bendera Khilafah, punya misi menegakkan sistem pemerintahan Khilafah Islamiyah," kata anggota Tim Media dan Teknologi Informatika Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Petanesia Agus Maryono di Purwokerto, Sabtu (4/6/2022)

Menurutnya, misi tersebut jelas bertentangan dengan sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga sangat membahayakan keutuhan bangsa dan negara Indonesia.

Walaupun belum berwujud gerakan fisik, dia mengatakan Khilafatul Muslimin sudah berniat ingin mengganti sistem pemerintahan NKRI.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo Ricuh Tolak UU TNI, 2 Bangunan di Gedung DPRD Kota Malang Dibakar

57 tahun lalu

Minta Restu Habib Luthfi Maju Pilkada Jateng, Eko Suwarni Diberi Air yang Telah Didoakan

57 tahun lalu

Kabar Duka Syarifah Salma Istri Habib Luthfi Meninggal, Sosok yang Menginspirasi

57 tahun lalu

Ricuh Arak-arakan Jenazah Lukas Enembe, Kapolda Papua: 14 Orang Luka, 25 Rumah Rusak

57 tahun lalu

23 Pengantin Ikut Nikah Maulid di Kanzus Sholawat Habib Luthfi, Peserta Tertua Usia 63 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal