Pengasuh Ponpes Buka Paksa Penyekatan PPKM Darurat di Grobogan, Kapolsek Marahi Santri

Rustaman Nusantara
Kapolsek Ngaringan saat menyuruh santri agar putar balik dalam penyekatan di Desa Truwolu, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan. (iNews/Rustaman Nusantara)

Perdebatan antara petugas dengan pengasuh ponpes terjadi cukup lama. Pengasuh ponpes terus mengejar aparat yang berjaga agar bubar dan membuka penyekatan di pintu masuk desa.

Dalam penyekatan ini, sejumlah santri yang hendak masuk kampung pun diusir dan dipaksa diputar balik.  Setelah menjalani perdebatan yang cukup panjang, petugas akhirnya memberikan izin kepada ponpes untuk melaksanakan salawatan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Setelah ada titik temu, kiai Ali bin Abdullah kemudian kembali ke ponpes untuk melanjutkan salawatan. Dia juga meminta agar aparat selalu mengawasi dan menegur para jemaah secara humanis jika tidak mengenakan masker atau tidak jaga jarak saat mengikuti salawatan.

Pengasuh Ponpes Darut Tauhid berharap agar pemerintah tidak tebang pilih dalam penerapan PPKM darurat dan memberikan kelonggaran umat muslim pada khususnya dan umat nonmuslim pada umumnya untuk bisa menjalankan ibadah.

Karena dengan mendekatkan diri kepada Tuhan bisa mengusir dan menjauhkan diri dari wabah virus corona.  Sementara beberapa perwira kepolisian yang berada di lokasi enggan untuk memberikan keterangan terkait penyekatan yang dilakukan di pintu gerbang desa menuju pondok pesantren.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pemuda di Grobogan Perkosa Nenek 90 Tahun, Ditangkap usai Tepergok Anak Korban

4 hari lalu

Kebakaran Rumpun Bambu Hebat di Ponorogo Merembet ke Pondok Pesantren, Warga Panik

6 hari lalu

Ratusan Oknum Pesilat Bentrok dengan Warga di Grobogan, 11 Orang Ditangkap

9 hari lalu

Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

12 hari lalu

Tragedi Santri Tewas Dibakar Senior di Lombok Tengah, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal