"Kalau rumah diangkat pasti pergerakannya kencang. Ada genteng yang jatuh, tetap ada yang jatuh. Kemungkinan ada orang lain yang merasakan, tapi mungkin enggak sadar atau enggak tahu. Pasti adalah, ada orang yang lewat kemungkinan. Tapi saya juga enggak tahu. Umpama saya itu duduk juga dilempar orang, saya juga enggak ngerti," katanya.
Saat ditanya pendapat warga yang menduga Wagiman dibantu makhluk gaib dan terkait dengan hal mistis, Wagiman membantahnya. Hanya saja, dia merasa pikirannya di alam lain saat memindahkan fondasi rumah.
"Saya sadar posisinya sudah berubah, sesudah naikin itu, paginya. Mungkin saya enggak sadar itu saat naikin itu, karena posisinya pikiran itu ga di luar begini posisinya pikiran itu gimana ya, di alam sana gitu," katanya.
"Menurut saya sih, enggak nyampe ke arah situ ya (kekuatan gaib). Pokoknya intinya itu saya merasakan saya kerjakan sendiri, jadi enggak ada yang namanya bantuan orang lain. Cuma saya memperbanyak, kayaknya pikiran saya saya perbanyak gitu, seingat saya seperti itu, ” katanya.
Keterangan Wagiman memang tetap tidak masuk di akal. Warga masih bertanya-tanya soal pengalaman Wagiman yang banyak dikaitkan dengan kekuatan gaib. Pascakejadian itu, cerita Wagiman viral di media sosial. Bahkan, rumah Wagiman disebut sebagai rumah ajaib karena fondasi rumah itu dipindahkan sang pemilik seorang diri hanya dalam waktu 1 jam lebih.