Pengakuan Pria yang Pindahkah Rumah 1 Jam di Ngawi, Kosongkan Pikiran hingga ke Alam Lain
"Saya tidur di tempat orang tua, otomatis rumah itu kosong. Jam 11 malam itu saya ke rumah saya itu. Saya di situ, ya intinya yah, merenunglah di situ. Kurang lebih dua mingguan lalu," katanya.
Pria ini mengaku merasakan saat dia bekerja memindahkan fondasi rumahnya. Dia merasakan bagian yang berat dan ringan.
"Terasa banget. Jadi rumah itu tetap terasa, saya kerjakan itu terasa. Jadi, gimana berat atau entengnya itu tetap terasa, tetap saya yang ngerjain. Saya kerjakan rumah sendiri,” katanya.

Anehnya, warga setempat tidak ada yang menyaksikan proses pemindahan fondasi rumah yang dilakukan Wagiman seorang diri. Mereka hanya melihat pagi harinya, rumah Wagiman sudah lebih tinggi dari rumah-rumah lain di sebelahnya. Sehari sebelumnya, posisi rumahnya masih sama dengan rumah-rumah lain.
Menurut Wagiman, saat pemindahan rumah, dipastikan ada pergerakan yang kencang. Ada genteng dan bagian rumah lain yang jatuh. Dia juga menduga ada warga yang lewat, tapi tidak menyadari rumah itu sedang dipindahkan. Sebab, dia pun saat itu merasakan hal aneh.