Peneliti UNS Ciptakan Telur Asin Rendah Sodium dengan Ekstrak Daun Jati

Ary Wahyu Wibowo
Para peneliti UNS yang melakukan inovasi telur itik asin rendah sodium. (Foto: Ist)

Pada riset selanjutnya, tim mencoba mengaplikasikan pada telur itik intensif  yang merupakan hasil pemeliharaan sistem kandang yang keseluruhan mengonsumsi pakan buatan. Telur itik intensif menghasilkan telur dalam jumlah lebih banyak dibanding itik sistem pemeliharaan semi-intensif. Sehingga harganya lebih murah. 

Untuk memperlama umur simpan dan menambah kesat tekstur telur asin rendah sodium, solusi berikutnya adalah dengan penambahan proses pengovenan pada suhu 100 derajat celcius dengan waktu 30 menit.  

Alternatif ini mampu menghasilkan telur asin rendah sodium dengan kualitas sensori (warna  kuning  telur, warna putih telur, aroma, rasa, tekstur) terbaik. Tidak dapat dipungkiri, faktor  utama penerimaan konsumen dan permintaan pasar terhadap telur asin adalah tekstur kuning telur yang masir dan lebih berminyak. 

Keunggulan lainnya, umur simpan telur asin mencapai 12 hari. “Hasil penelitian ini memberikan alternatif pengembangan telur itik intensif untuk produksi telur asin rendah sodium, lebih aman dan memiliki kualitas lebih baik,” jelasnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prihatin Situasi Politik saat Ini, UNS Ingatkan DPR dan Pemerintah Miliki Kepekaan Sosial

57 tahun lalu

Prof Hartono Dilantik Jadi Rektor UNS Periode 2024-2029

57 tahun lalu

Prof Hartono Terpilih Jadi Rektor UNS Solo Periode 2024-2029

57 tahun lalu

Kisah Yudho Yudhanto, dari Pedagang Asongan Kini Jadi Dosen Berprestasi di UNS

57 tahun lalu

Pujiyono Suwadi Guru Besar UNS Dilantik Jokowi Jadi Ketua Komisi Kejaksaan RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal