"Pertanian itu menguntungkan, uangnya banyak. Tapi banyak anak muda yang tidak tertarik karena mindset mereka terhadap pertanian yang menganggap kuno dan enggak keren," ucapnya.
Padahal, lanjut dia, pertanian saat ini bukan seperti dulu. Mekanisasi dan sistem sudah berjalan dan semua proses digarap dengan mesin.
"Hanya memang upaya pemerintah untuk sosialisasi soal itu masih kurang, sehingga anak muda jarang yang mau jadi petani," terangnya.
Mendengar cerita dari Rizal dan Firman, Gubernur Ganjar mengaku sangat bangga dengan para petani milenial itu. Menurutnya, masih banyak anak muda yang tertarik menggeluti sektor pertanian.
"Karena potensinya memang sangat besar. Banyak produk hortikultura kita yang diminati dunia internasional. Dan itu belum bisa tercover. Contoh durian saja, itu pasarnya luar biasa," ucapnya.