Dirinya telah menginstruksikan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja untuk menyiapkan sistemnya. Sebab ditargetkan bulan Desember 2021 sudah bisa diluncurkan. Baginya, yang paling penting pelayanan mudah, cepat dan bebas pungutan liar.
“Kami sudah pernah studi banding ke Banyuwangi, Jawa Timur. Mungkin bisa dikolaborasi dengan Surabaya. Biar menemukan titik yang lebih bagus. mal pelayanan publik untuk menunjukkan bahwa pemerintah hadir, mempermudah pelayanan masyarakat,” ucapnya.
Mal pelayanan publik terpadu direncanakan menempati bekas gedung PGRI di jalur Pantura Semarang – Surabaya, tepatnya sebelah utara Alun-Alun Rembang. Anggaran Rp4,5 miliar akan dipakai untuk merehab dan memoles bangunan yang sudah ada.
"Gedung tidak dirobohkan, namun yang semula dua lantai akan ditambah menjadi tiga lantai,” kata Arif Dwi Sulistya, Kepala Bagian Protokoler Dan Komunikasi Pimpinan Daerah.