Pembatik di Semarang Manfaatkan Pewarna Alami, Hadirkan Batik Bernilai Jual Tinggi

Taufik Budi
Pembatik di Semarang menggunakan bahan pewarna alami untuk kain. Foto: iNews/Taufik Budi.

SEMARANG, iNews.id – Pembatik di Semarang memanfaatkan beragam tanaman di sekitarnya sebagai bahan pewarna alami untuk kain. Selain memunculkan warna-warna cantik, pewarna alami juga ramah lingkungan dan tidak membahayakan kesehatan kulit.

Tanaman yang dimanfaatkan antara lain pohon ketapang yang selama ini menjadi peneduh di lingkungan rumah. Daun ketapang bisa dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami kain batik

Caranya cukup mudah, yakni petik daun-daun ketapang dan lepaskan dari rantingnya. Lalu rebus menggunakan air tanpa campuran apa pun. Komposisinya untuk satu kilogram daun dan 10 liter air. 

Rebusan hingga air menyusut menjadi 5 liter. Untuk itu, besarnya api dan lama perebusan sangat menentukan poses perebusan. 

“Tunggu hingga dingin dan air rebusan daun ketapang siap digunakan sebagai bahan pewarnaan,” kata Dewi Handayani, salah satu pembatik warna alami, Selasa (7/9/2021). 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung Metro Sport Center Semarang, Pengunjung Panik Terjebak di Balkon Lantai 2 

57 tahun lalu

Polda Jateng Bongkar Kasus TPPU Modus Investasi Fiktif Sarang Walet, Korban Rugi Rp78 Miliar

57 tahun lalu

Mudik Lebaran 2026, Tol Bawen–Ambarawa Dibuka Fungsional Pukul 06.00–17.00 WIB

57 tahun lalu

Penampakan Truk Trailer Muatan Alat Berat Tersangkut di Pelintasan KA Kaligawe

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal