Pasar Hewan di Blora Ditutup, Begini Nasib Pedagang Jelang Idul Adha

Heri Purnomo
Sejumlah pedagang hewan kurban di Blora berinisiatif membentuk grup WA komunitas penjual hewan kurban untuk mempermudah komunikasi. (iNews/Heri Purnomo)

BLORA, iNews.id – Sejumlah pedagang maupun pembeli kebingungan membeli maupun menjual hewan korban, menjelang Idul Adha. Hal itu karena dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Pemerintah Kabupaten Blora telah menutup pasar hewan di Blora, beberapa minggu yang lalu. Akibatnya, harga hewan korban tahun ini pun anjlok Rp1 juta-Rp2 juta.

Untuk mengatasi hal tersebut, sejumlah pedagang hewan kurban di Blora berinisiatif membentuk grup WhatsApp komunitas penjual hewan kurban untuk mempermudah komunikasi.

Mereka harus menjual hewan kurban melalui online. Kalau pas nasib baik bisa dapat harga tinggi. Namun jika tidak meski pun dapat harga tinggi, ongkos kirimnya mahal karena lokasinya jauh.

Suyono (50) salah satu pedagang hewan kurban, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Jepon mengaku terkadang dapat harga tinggi, namun ongkir-nya mahal.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hanya Dapat 4 Siswa Baru, SDN 2 Tempel Blora Terancam Diregrouping

57 tahun lalu

Kebakaran di Blora, 3 Rumah Kayu Ludes gegara Lupa Matikan Kompor

57 tahun lalu

Demo Jalan Rusak Tak Ditangani, Warga Blora Tanam Pohon Pisang di Jalur Provinsi

57 tahun lalu

Idul Adha 1447 H, Ditjen Pendis Kemenag Tebar 1.200 Paket Kurban dan Santuni Anak Yatim

57 tahun lalu

Perindo Sumut Salurkan 41 Hewan Kurban Serentak di 33 Kabupaten Kota, Perkuat Kepedulian Sosial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal