Dia mengatakan memiliki banyak koleksi baju adat nusantara di rumahnya. Meski begitu, dia masih mengidamkan baju adat lain, karena kekayaan dan keragaman budaya Indonesia begitu besar.
“Soalnya beda-beda. Dulu saat saya pakai baju adat dari NTT, saya kira semua sama. Ternyata beda-beda, ada yang lapor ke saya, pak suku saya ndakseperti itu, di tempat saya beda pak. Padahal masih satu provinsi. Makanya saya masih terus akan memburu beragam koleksi baju adat,” ucapnya.
Ganjar harus menunda perburuan koleksi baju adatnya, mengingat dia belum bisa leluasa pergi ke daerah lain akibat pandemi Covid-19. Salah satu baju daerah yang belum dia miliki justru dari Jawa Timur.
“Target dalam waktu dekat yang mau saya beli, ya tergantung kunjungan. Saya justru yang belum punya itu dari Jawa Timur, karena itu unik. Dan yang paling mencolok dari baju adat Jatim itu dari Madura. Saya kepengen punya baju adat Madura,” katanya.