Nenek di Semarang yang Dijuluki Genderuwo karena 27 Tahun Tak Mandi Dievakuasi

Lurisa Lulu
Evakuasi Sukiyah warga di Desa Polobogo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jateng (Foto: iNews.id/Lurisa Lulu)

Setelah mau diajak bicara, Sukiyah lalu dibujuk untuk mandi. Sebab, kondisi tubuh perempuan tua itu sangat dekil dan rambutnya gimbal, serta banyak binatang kecil. "Kami latih untuk jalan pelan-pelan. Bisa ngomong bahasa Jawa juga. Mengutarakan apa yang dia mau," kata perawat Sukiyah, Yuliana Lina. 

Untuk kebutuhan makan sehari-hari, Sukiyah mendapat bantuan dari warga dan kerabat. Namun, karena Sukiyah kerap mengamuk, warga sekitar takut untuk memandikannya.

Saat ini, kondisi Sukiyah sudah lebih baik setelah menjalani pemulihan mental dan fisik di rumah pemulihan Kabupaten Semarang.

Rencananya setelah sembuh dari perawatan, Sukiyah diajak pulang ke rumahnya. Namun, rumah wanita paruh baya itu akan diperbaiki terlebih dahulu agar layak huni.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung Metro Sport Center Semarang, Pengunjung Panik Terjebak di Balkon Lantai 2 

57 tahun lalu

Polda Jateng Bongkar Kasus TPPU Modus Investasi Fiktif Sarang Walet, Korban Rugi Rp78 Miliar

57 tahun lalu

Mudik Lebaran 2026, Tol Bawen–Ambarawa Dibuka Fungsional Pukul 06.00–17.00 WIB

57 tahun lalu

Penampakan Truk Trailer Muatan Alat Berat Tersangkut di Pelintasan KA Kaligawe

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal