Muncul Klaster Baru Covid-19 di Pasar Beras Cepu, 80 Orang Reaktif

Taufik Budi
Bupati Blora Djoko Nugroho saat mengumumkan klaster baru Covid-19. (Foto: iNews/Taufik Budi)

Bupati mengatakan, yang paling memungkinkan dilakukan yakni membatasi operasional pasar beras tersebut. Selain itu, semua wajib pakai masker baik penjual maupun pembeli. Jika pedagang atau pembeli tidak pakai masker, dilarang masuk pasar.

“Tolong Satpol PP dan petugas terkait bisa memperketat perjagaan di pasar ini. Tidak hanya Pasar Beras Cepu, saya harap seluruh Pasar di Kabupaten Blora juga diberlakukan seperti ini,” katanya.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 itu menyampaikan hingga hari ini jumlah kasus positif Covid-19 masih tetap 14 orang. Rinciannya adalah 3 meninggal dan 11 masih menjalani perawatan.
 

“Adapun PDP masih ada 13 yang diawasi, ODP ada 44 orang, dan OTG ada 184 orang. Tidak jauh beda dengan kondisi kemarin,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Drama Kebakaran 7 Hari Sumur Minyak Ilegal Blora Akhirnya Padam, 4 Tewas 1 Balita Kritis

57 tahun lalu

Sumur Minyak Ilegal di Blora Meledak Tewaskan 3 Orang, Ini Respons Bupati

57 tahun lalu

Heboh Ribuan Warga Blora Berebut Puluhan Gunungan, Ada Anak Sakit Langsung Sembuh

57 tahun lalu

Keren, Ribuan Ibu-ibu Pawai Kebaya Sepanjang 2 Km Meriahkan Hari Jadi Blora ke-274

57 tahun lalu

Keren, Siswa SMK di Blora Ciptakan Miniatur Pesawat Terbang dari Styrofoam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal