Lulusan TK Belum Bisa Baca Tulis, Bimbingan Belajar di Rembang Kebanjiran Murid

Musyafa
Anak-anak mengikuti bimbingan belajar di Desa Pohlandak, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang. Foto: iNews/Musyafa Musa.

REMBANG, iNews.id  - Pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir 1,5 tahun berdampak terhadap anak-anak lulusan TK di Kabupaten Rembang. Banyak di antaranya belum bisa membaca dan menulis saat masuk ke SD. 

Kondisi ini dikeluhkan guru karena menghambat proses pembelajaran. Apalagi pembelajaran tatap muka (PTM) kini masih dibatasi. Dampaknya, bimbingan belajar yang mengajari anak membaca kini kebanjiran murid.

Pemilik bimbingan belajar (Bimbel) Afada Learning Center (ALC) di Desa Pohlandak, Kecamatan Pancur, Rembang, Shofi mengakui fenomena banyaknya anak lulusan TK yang belum bisa baca tulis ketika masuk SD akibat pandemi. 

Ia menganggap TK merupakan pintu gerbang anak-anak belajar membaca dan menulis. Ketika belajar tatap muka dihentikan, otomatis anak belajar di rumah. Di sisi lain, banyak orang tua harus bekerja dan apabila bisa mengarahkan anak-anak, waktunya terbatas.

“Anak-anak TK lama tidak masuk sekolah, padahal gerbang membaca dan menulis waktu TK,“ kata Shofi, Senin (30/8/2021). 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Meningkat, Puluhan Warga Banjar Mengungsi ke Dataran Tinggi

57 tahun lalu

MNC Peduli Dorong Minat Baca dan Kreativitas Anak Lewat Program Generasi Cerdas di Bali

57 tahun lalu

Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Karawang Rp1,99 Miliar, 7 Orang Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Densus 88 Sebut ISIS Sebarkan Propaganda via Medsos untuk Rekrut Anak-Anak

57 tahun lalu

Viral Video Dedi Mulyadi Jadi Jurus Ampuh Orang Tua, Anak Nurut Tak Berani Nakal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal