Larangan Mudik, Satgas Covid-19 Sebut Mobilitas di Masa Pandemi Harganya Nyawa

Binti Mufarida
ilustrasi mudik lebaran. (dok)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah telah resmi melarang mudik  lebaran 2021. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan jika mudik tidak dilarang akan terjadi mobilitas masyarakat. 

Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyebut mobilitas di saat pandemi Covid-19 saat ini harganya adalah nyawa.

“Kembali lagi saya mengingatkan itu adalah harganya nyawa,”  kata Wiku Adisasmito dalam Dialog Mudik Ditunda, Pandemi Mereda secara virtual, Jumat (9/4/2021).

Dia mengatakan jika memaksakan mudik, berarti kan menimbulkan mobilitas. “Akibatnya pasti penularan yang otomatis peningkatan kasus. Peningkatan kasus itu bukan hanya sekedar positif ya,” katanya.

“Efek dari beberapa individu tertentu yang komorbid, usia lanjut, kenaikan kasus, penularan itu artinya adalah nyawa. Jadi itu adalah konsekuensi publik yang harus kita tanggung. Dan itu jangan melakukan mudik,” ujar Wiku

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Covid-19 di Semarang Melonjak, Wali Kota Minta Pelayanan Kesehatan Ditingkatkan

57 tahun lalu

Arus Mudik Lebaran 2023, 1,1 Juta Kendaraan Diprediksi Masuk Jawa Tengah

57 tahun lalu

Ganjar soal Larangan Buka Puasa Bersama: Supaya Kita Tetap Waspada dan Hati-hati

57 tahun lalu

Satgas Covid-19 Tegaskan Pelaku Perjalanan Wajib Booster saat Libur Nataru

57 tahun lalu

Prof Sri Puryono Kembali Pimpin IKAL Lemhannas Jawa Tengah, Ini Harapannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal