Larangan Mudik Diperketat, Kondisi Terminal Bus di Pekalongan Lengang

Suryono Sukarno
Suasana Terminal Tipe A Pekalongan tampak lengang dampak larangan mudik Lebaran. (iNews/Suryono Sukarno)

“Terhitung sejak tanggal 13 April lalu jumlah kedatangan dan keberangkatan armada bus maupun penumpang ini hanya sedikit tidak seperti tahun-tahun lalu sebelum adanya pandemi Covid-19 maupun adanya pengetatan larangan mudik dari pemerintah,” kata Budianto.

“Bahkan, dari pengurus armada bus pun sudah memahami aturan tersebut dan ada dari mereka mulai tanggal 4 atau 5 Mei 2021 mendatang sudah akan off beroperasi. Selama pandemi ini ditambah adanya larangan mudik tersebut, akhir-akhir ini kondisi bus jarang penuh terisi penumpang,” katanya.

Berdasarkan data yang tercatat di Terminal Tipe A Pekalongan, rata-rata setiap harinya ada 99 armada bus yang beroperasi setiap hari baik angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). 

Misalnya, per hari kemarin Rabu(28/4) kedatangan penumpang lintas sebanyak 715 orang dan penumpang turun sebanyak 84 orang. Sementara, saat keberangkatan, jumlah penumpang lintas 667 orang dan penumpang naik sebanyak 78 orang. 

“Seperti diketahui, Terminal Tipe A Pekalongan ini merupakan terminal lintasan bukan asal tujuan, jadi data yang kami masukkan adalah data manifest penumpang. Jumlah penumpang tersebut, terutama yang datang, sebenarnya tidak semuanya turun di Terminal Pekalongan. Mereka banyak yang turun sebelum sampai sini seperti turun di Pemalang maupun Comal,” ujarnya.. 

“Namun,data mereka tetap kami catat sebagai penumpang bus Kota Pekalongan. Kendati terpantau lengang,” kata dia.

Untuk menghadapi lonjakan penumpang maupun pemudik dini,pihaknya  telah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose secara gratis dan acak bagi penumpang luar daerah yang turun di terminal ini dan sarana dan prasarana protokol kesehatan yang memadai, seperti penyediaan sarana cuci tangan, alat thermogun, informasi-informasi terkait edukasi pencegahan dan penularan Covid-19.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati

57 tahun lalu

Geger Pengasuh Padepokan Cabuli Santriwati di Pekalongan, Orang Tua Jemput Anak

57 tahun lalu

Diperiksa 12 Jam, Pimpinan Padepokan di Pekalongan Jadi Tersangka Pencabulan

57 tahun lalu

Sadis! Ibu di Pekalongan Dianiaya Anak Kandung hingga Tewas

57 tahun lalu

May Day, Buruh Pekalongan Gelar Apel dan Doa Bersama di Monumen Juang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal