"Pemberitahuan yang diterima pihak Polri terkait aksi Hamas pada Jumat siang ini, hanya diikuti 80 orang, tetapi ternyata yang hadir lebih dari 600 orang," katanya.
Dia mengatakan, secara prokes dan tidak menjaga jarak hal ini, sangat rawan sekali penularan Covid-19. Petugas selama orasi aksi selalu mengingatkan agar menjaga jarak dan tidak kerumunan untuk mencegah tertular Covid-19.
"Kami melihat banyak yang melanggar prokes dengan menurunkan masker selama orasi," kata Kapolres. Bahkan, petugas yang melakukan imbauan kepada peserta aksi mendapat ancaman dan sebagainya. Ada pelaku aksi yang melanggar prokes justru menyerang petugas.
"Jika masa memberitahukan kepada Polri lebih awal waktunya ingin menyampaikan pendapat di muka umum, terkait dengan simpatik dan dukungan kepada Palestina. Polri akan memfasilitasi itu, apa yang disampaikan korlap diberitahukan kepada Polri akan memberikan pengamanan pada giat itu," katanya.
Aksi yang sudah berlangsung sekitar satu jam 45 menit, tetapi ada orator yang menyampaikan orasi di luar materi dengan menyerang pribadi seseorang dan berisi ancaman.