La Nyalla Ingatkan Polisi Tak Represif Hadapi Kasus Wadas, Semua Pihak Harus Dengar Aspirasi Rakyat

Ahmad Antoni
Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti meminta polisi tidak bertindak represif kepada warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.

Dia menjelaskan, aspirasi yang disampaikan masyarakat juga tidak boleh diabaikan.

"Bagaimana pun masyarakat dalam posisi yang tidak diuntungkan. Oleh sebab itu, aspirasi yang mereka sampaikan seharusnya menjadi pertimbangan," katanya. 

Senator asal Jawa Timur ini menambahkan, komunikasi harus dilakukan dengan lebih intensif. Dia mengimbau semua pihak tidak melakukan aksi yang bisa mengacu pada anarkistis. 

"Aparat kepolisian, pemerintah, serta masyarakat harus mengedepankan komunikasi. Harus ada titik temu," katanya.

Menurut La Nyalla, proyek strategis nasional yang dijalankan pemerintah tidak boleh membuat masyarakat menderita. Jika pembangunan itu memang bermanfaat untuk masyarakat banyak, tentu akan didukung. Namun, dalam prosesnya tentu tidak boleh membuat masyarakat justru dirugikan. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Jateng Tetapkan 6 Tersangka Korupsi BPR Purworejo, Kerugian Negara Rp41,3 Miliar

57 tahun lalu

Babak Baru Kasus Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo, 3 Tersangka Ditahan

57 tahun lalu

Babak Baru Kasus Korupsi Kredit Fiktif BPR Purworejo, 4 Tersangka Diserahkan ke Kejati Jateng

57 tahun lalu

Viral Siswa SMP di Purworejo Babak Belur Dianiaya Anak SD, Polisi Turun Tangan

57 tahun lalu

Truk Tangki Maut Tabrak Sejumlah Mobil dan Warung di Purworejo, Diduga akibat Rem Blong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal