Kurangi Kerugian, Peternak Ayam Petelur di Boyolali Pilih Afkir Dini

Tata Rahmanta
Peternak di Kabupaten Boyolali melakukan afkir dini ayam sebagai dampak anjloknya harga telur. Foto: iNews/Tata Rahmanta.

BOYOLALI, iNews.id – Para peternak ayam petelur di Kabupaten Boyolali melakukan afkir dini sebagai dampak anjloknya harga telur. Menjual ayam yang masih produktif dianggap upaya paling tepat guna menekan kerugian yang lebih besar. 

Upaya efisien produksi antara lain dilakukan para peternak di Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Mereka melakukan rasionalisasi jumlah, pekerja, dan afkir dini ayam meskipun masih produktif. 

Harga telur di tingkat peternak saat ini hanya sekitar Rp14.500 per kilogram. Harga tersebut tidak sebanding dengan biaya produksi setiap harinya. 

“Selain anjloknya harga telur, kami juga dihadapkan dengan tingginya jagung yang mencapai Rp6.800 per kilogram,” kata Krishandrika Emanuel Raharjo, salah satu peternak ayam petelur di Boyolali, Selasa (5/10/2021).

Dikatakannya, para peternak beberapa waktu lalu telah mengurangi jumlah karyawan. Kini mereka mulai mengurangi jumlah ternak atau afkir dini ayam yang masih produktif guna menekan kerugian yang lebih besar. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Kasus Sate Maut di Boyolali, Menantu Korban Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Makam Warga Boyolali Dibongkar Polisi, Diduga Tewas usai Makan Sate Kiriman

57 tahun lalu

Komplotan Curanmor di Solo Raya Digerebek Polisi, Pelaku Sembunyi di Dalam Toren Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal