Sementara itu, dokter Francisco berharap penghargaan dari Leprid ini bisa menjadi inspirasi bersama dalam mewujudkan visi kesehatan global (one health). Menurutnya, dokter hewan dan pengobatan tradisional tidak terpisahkan dari kesehatan global.
“Saya sangat berterima kasih dapat penghargaan ini. Harapannya ini bisa jadi inspirasi kita bersama-sama mewujudkan visi one health ini, intinya itu. Untuk mewujudkan one health, kita menggabungkan antara wawasan dari kesehatan konvensional dengan kesehatan alternatif,” kata Francisco, Jumat (21/8/2020).
Dia menjelaskan, di masa depan besar kemungkinan muncul Zoonosis. Sehingga diperlukan wawasan kesehatan hewan dan kesehatan manusia.
“Zoonosis ini adalah penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia, ada penularan dari manusia ke hewan. Yang penyebabnya patogin, bisa virus, bakteri, jamur, fungi, serta parasit seperti protozoa dan cacing,” ucapnya.
Menurutnya, selama ini kurang disadari bahwa hidup manusia dengan hewan saling berdampingan. Kalau terjadi kerusakan suatu lingkungan maka mempengaruhi hewan di sekelilingnya. Hewan disekelilingnya akan mempengaruhi kesehatan manusia.
“Jadi semua kalau kita hubungkan ya berkesinambungan,” ujarnya.