Klaten Pecah Rekor, Sehari Ada Pemakaman 30 Jenazah dengan Protokol Covid-19

Saeful Efendi
Tim Dukungan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten saat melakukan pemakaman dengan protokol Covid-19. Foto: iNews/Saeful Efendi.

Agung mengungkapkan, relawan yang terlibat dalam pemakaman dengan protokol Covid-19, dari awal sampai saat ini mencapai 400 relawan. Pihaknya terus mengoptimalkan potensi relawan yang ada untuk terlibat dalam tugas kemanusian. Harapannya seluruh jenazah yang harus dimakaman dapat tertangani.

Komandan Operasi SAR Klaten, Irwan Santosa menambahkan, jumlah jenazah yang dimakamkan selama pandemi Covid-19 terus mengalami kenaikan. Menurutnya, ke depan dibutuhkan koordinasi dan komunikasi yang komprehensif dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten.

“Dalam beberapa hari ini kami tidak istirahat. Maka itu, sebenarnya dibutuhkan operasi holistik dengan dukungan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, misalnya diperlukan dapur umum. Jadi teman-teman relawan yang sudah selesai bertugas bisa melakukan recovery dengan dukungan asupan yang bergizi,” kata Irwan Santosa.

Selain itu juga perlu keterlibatan seluruh stakeholder Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten dalam melakukan edukasi kepada masyarakat. Terutama terkait pemakaman dengan penerapan protokol Covid-19, sehingga bisa menerima prosedur tersebut.

“Pemerintah daerah harus sudah serius dalam menangani Covid-19. Diperlukan penguatan pada Satgas RT dan RW untuk turun tangan, baik pencegahan maupun sampai terkait pemakaman,” tuturnya.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 per jumat 25 Juni 2021, untuk jumlah kumulatif terdapat 12.215 kasus. Dari jumlah tersebut, terdapat 9.315  orang dinyatakan sembuh dan 720 meninggal dunia dengan status terkonfirmasi Covid-19.

Sedangkan sampai saat ini, ada 2.180 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

57 tahun lalu

Guru Ngaji di Klaten Cabuli 2 Putri Kandung Sekaligus, Terungkap dari Diary Korban

57 tahun lalu

BNPB: Angin Kencang Rusak Belasan Rumah Warga di Klaten

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman dr Myta di OKU Selatan, Keluarga Desak Kemenkes Usut Tuntas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal