Kisah Sunan Prawoto Tewas Dibunuh dalam Perebutan Takhta Kerajaan Demak

Yuswantoro
Makam Sunan Prawoto yang ada di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. (Foto/Dok. Tourism Information Center Kabupaten Pati)

Pembunuhan itu terjadi di tepi sungai, sehingga dikemudian hari Raden Kikin juga dikenal dengan sebutan Pangeran Sekar Seda ing Lepen. 

Kematian Raden Kikin di tangan Sunan Prawoto, menjadikan putranya, Arya Penangsang menggantikan posisi Raden Kikin sebagai Adipati Jipang Panolan yang merupakan bawahan dari kerajaan Demak.

Sementara, kematian Raden Kikin, juga memuluskan jalan bagi Raden Trenggana untuk naik takhta, menjadi sultan di kerajaan Demak, pada tahun 1521. Raden Trenggana naik takhta dengan gelar Sultan Trenggana. 

Nasib tragis dialami Sultan Trenggana. Pemerintahannya berakhir saat dia tewas di Panarukan, Situbondo, pada tahun 1546. Sebagai anak dari Sultan Trenggana, Raden Mukmin diangkat menjadi Sultan Demak ke empat, dengan gelar Sunan Prawoto.

Kepemimpinan Sunan Prawoto di Kesultanan Demak, tak berlangsung lama. Yakni hanya sekitar tahun 1546-1547 saja. Kematiannya di tangan pembunuh bayaran, membuat tahta Kesultanan Demak beralih kepada Arya Penangsang. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas Pria Bersarung Tewas Bersimbah Darah di Sampang, Ternyata Warga Pamekasan

57 tahun lalu

Kisah Kapal Perang Kuno Kerajaan Demak yang Ditakuti Portugis, Tak Mempan Ditembak Meriam

57 tahun lalu

Panembahan Senopati Mangkat, Perang Saudara Pecah di Kerajaan Mataram Islam

57 tahun lalu

Kisah Raden Patah Raja Demak Pertama dan Warisannya Kitab Salokantara tentang Aturan Hukum

57 tahun lalu

Purwakarta Gempar, Nenek Asiah Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal