Menurut dia, pada awalnya nenek dan kakek bayi sempat mempertanyakan pemberian nama tersebut. Namun setelah dijelaskan mereka pun akhirnya memahaminya.
"Awalnya hanya orang tua yang agak keberatan, tapi setelah tahu alasannya tidak mempersalahkan dan mengizinkan," ujarnya.
Dia menyadari jika nama anaknya itu memang tidak lazim dengan nama anak pada umumnya. Namun dia meyakini ketika besar dan bergaul dengan teman-teman seusianya, anaknya akan terbiasa menyandang namanya tersebut.
Wahyuydi berharap anaknya tersebut kelak bisa menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua dan bermanfaat bagi agama serta negara.