Pernyataan tersebut disampaikan Bambang Pacul menanggapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang menyatakan selama dua bulan masa kampanye, tidak ada perubahan signifikan dari elektabilitas dua pasangan capres.
Sebelumnya, peneliti senior LSI Denny JA, Rully Akbar mengatakan pasangan Capres Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan selisih di atas 20 persen.
Pasangan Capres Jokowi-Ma ruf memiliki elektabilitas 53,2 persen dan Prabowo-Sandi 31,2 persen atau selisihnya adalah 22 persen, sedangkan 15,6 persen responden lainnya tidak menjawab.