SEMARANG, iNews.id -Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah (Jateng) yang menggegerkan warga beberapa waktu lalu, menjadi bahan rapat pimpinan TNI di Kodam IV/Diponegoro, pada Jumat (6/3/2020). Pembahasan ini sebagai bahan evaluasi koordinasi antara TNI-Polri.
Kerajaan baru yang didirikan Raja Toto Santoso dan Ratu Fanni Aminadia itu langsung viral di media sosial. Bahkan, beberapa media massa sempat meliput kegiatan kirab keraton tersebut.
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi mengatakan, rapat ini sebagai evaluasi antara koordinasi TNI-Polri dalam mengamankan isu-isu yang berpotensi viral di masyarakat.
"Salah satu evaluasi, kita kelihatannya kurang koordinasi. Ada Kerajan Agung Sejagat, tahu-tahu sudah viral, seharusnya kalau kita ada koordinasi itu pemerintah daerah akan lebih kita bisa (antisipasi)," kata Effendi di sela-sela Rapim Kodam IV/Diponegoro, Jumat (6/3/2020).
"Walaupun dia sifatnya bukan seperti keonaran atau seperti apa, tapi paling tidak kalau kita ada perkembangan situasi lebih dini, kita bisa mengambil langkah lebih baik," ujarnya.