Ganjar meminta para kepala daerah di 35 kabupaten/kota untuk bersabar terkait dengan besaran gaji yang diterima tiap bulan.
Menurut Ganjar, seluruh bupati/wali kota bahkan gubernur sudah tahu proses apakah gaji kepala daerah akan naik atau tidak, karena hal itu sudah dibahas sejak lama oleh Presiden, Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri.
“Semua sudah dibahas, Kemendagri sudah menyusun itu. PP-nya sudah berujung, sebentar lagi selesai," katanya.
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono mengatakan, slip gaji yang viral di media sosial itu bertujuan untuk memberitahu masyarakat besaran upah bulanan seorang kepala daerah. Selain itu, agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga melihat posting-an tersebut.
"Mudah-mudahan Bapak Presiden juga melihat karena yang namanya bupati kalau protes dengan Presiden kan enggak berani," kata Bupati Budhi, Jumat (4/10/2019).
Dia mengatakan, gaji yang diterimanya tersebut memang nominal sesungguhya. Bahkan, sudah termasuk tunjangan anak dan istri. Bayarannya per bulan hanya Rp5.961.200, setelah dipotong zakat Rp152.900.