Mengetahui anaknya tidak ada ditempat, S lantas mencari ke semua tempat yang pernah dikunjungi oleh TP tak membuahkan hasil kemudian S meminta bantuan keluarganya di rumah dan kepala desa untuk mencari keberadaan TP.
“Karena waktu sudah malam menjelang pagi, rombongan kemudian memutuskan untuk mencari keesokan harinya dengan masa yang lebih banyak pencarian kembali dilakukan,” ujar S, Selasa (10/1/2023).
Pada pukul 08.15 WIB akhirnya TP ditemukan sedang berjalan di pojok alun-alun Kemiri ke arah barat dengan sempoyongan. Malangnya, korban kembali dengan keadaan pendarahan hebat di alat vitalnya.
“Sudah dalam keadaan sempoyongan dan banyak darah, terus di bawa ke puskesmas tapi tidak sanggup dirujuk ke RS Palang Biru juga tidak sanggup akhirnya dirujuk ke RSUD (Tjitrowardoyo) Purworejo,” ujarnya.
SF, tokoh desa setempat yang ikut dalam pencarian TP mengatakan, korban sempat menjalani rawat inap di RSUD Tjitrowardoyo selama satu hari. Kemudian dari pihak keluarga dibantu pihak desa melaporkan kejadian tersebut ke Polres Purworejo pada 10 Juni 2022 yang lalu.