Kasus Mutilasi di Banyumas, Kapolres: Tersangka Menyesal karena Ditangkap

Saladin Ayyubi
Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan tersangka Deni Priyanto. (Foto: iNews.id/Saladin Ayyubi)

PURWOKERTO, iNews.id - Warga di wilayah Kedu dan Banyumas masih membicarakan tindakan kejam Deni Priyanto yang tega membunuh dan memutilasi kekasih gelapnya, Komsatun Wachidah (KW), warga Temanggung yang bekerja di Kemenag Bandung.

Pria bertubuh kurus itu sekilas tidak memiliki tampang kejam. Namun, di balik itu tersangka yang sudah beristri dan memiliki dua anak ini bertindak  di luar batas. Dia tega mencincang tubuh korban hingga beberapa bagian.

Tak hanya itu, tersangka juga membakar beberapa potongan tubuh korban yang bekerja di Kementerian Agama (Kemenag) Bandung dan dibuang di beberapa lokasi di antaranya di Puncak Bogor, Banyumas dan Sempor, Kebumen. Semua itu dilakukan tersangka untuk menghilangkan jejak tindakan kejinya.

Tersangka Deni Priyanto pun tak tampak menyesali perbuatannya. Alih-alih meminta maaf ke keluarga maupun suami korban, tersangka justru menyesal karena aksinya diketahui warga hingga akhirnya ditangkap polisi.

“Tidak ada penyesalan dari tersangka maupun minta maaf ke suami atau keluarga korban. Sampai saat ini yang dia sesali karena dia tertangkap (polisi),” kata Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun dalam gelar perkara kasus pembunuhan dan mutilasi di Mapolres Banyumas, Senin (15/7/2019).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suami Bunuh Istri di Mamuju Tengah, Anak Ikut Tebas namun Selamat

57 tahun lalu

Dugaan Pembunuhan, Pedagang Cilok Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan Cikupa

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Pecah Dengar Wanda Divonis Hukuman Mati, Wenni: Terima Kasih Pak Hakim

57 tahun lalu

Tok! Hakim Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Berantai dan Mutilasi di Padang Pariaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal