GROBOGAN, iNews.id - Seorang kakek berinisial (80) tahun di Grobogan, Jawa Tengah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Namun, pihak keluarga justru menolak pernyataan pihak Gugus Tugas bahwa sang kakek tersebut pernah positif Covid-19.
Diceritakan pihak keluarga, semenjak ada keterangan bahwa kakek S positif Covid-19, seluruh warga mengucilkannya. Indarti, anak dari kakek S, warga Desa Genengsari, Kecamatan Toroh, Grobogan, Jawa Tengah, berserta keluarga kini merasa terkucilkan di tengah lingkungannya.
Sikap tetangga berubah setelah kakek S dinyatakan positif Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Grobogan, sebulan lalu. Selama sebulan kakek 80 tahun ini mendapatkan perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Panti Rahayu Purwodadi, Grobogan.
Sebelum dibawa ke RS Panti Rahayu, kakek S sempat mendapatkan penolakan di Rumah Sakit Permata Bunda Purwodadi, karena seluruh ruangan sudah penuh. Menurut Indarti, ayahnya sudah bertahun-tahun mengalami sakit batuk, sesak nafas dan sering keluar masuk rumah sakit untuk tambah darah.
"Semua keluarga dites negatif, dan bapak (kakek S) juga hasilnya negatif dari rumah sakit," kata Indarti.