Jual Beli Bangkai Ternak Marak di Gunungkidul, Dinas Pertanian dan Pangan Gandeng Polisi

Antara
Ilustrasi bangkai ayam. (Foto: Istimewa)

Hingga saat ini, petugas baru mengetahui satu lokasi jual beli ternak mati yakni di sebuah rumah pemotongan hewan di wilayah Desa Semanu, Kecamatan Semanu. Meskipun demikian, katanya, monitoring akan terus dilakukan untuk mengetahui lokasi lain yang juga menjalankan praktik jual beli ternak mati itu.

Dia mengatakan, kasus seprti ini harus menjadi perhatian pihaknya lantaran bangkai ternak merupakan daging yang tidak sehat. Untuk itu, pihaknya akan berkomunikasi lintas sektoral salah satunya polisi dalam penanganan dan penindakan hukum.

Saat ini, bupati juga telah mengeluarkan surat edaran tentang larangan jual beli dan konsumsi ternak mati sejak Jumat (10/1/2020). Hal tersebut untuk mengantisipasi penularan penyakit berbahaya ke manusia, salah satunya antraks.

BACA JUGA: Polda DIY Ringkus Penjual Daging Ayam Tiren

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Anak Agung Putra Dwipayana menambahkan, berkaitan dengan praktik jual beli ternak mati ini, polisi masih menunggu koordinasi dengan pemerintah.

"Tindakan jual beli bangkai tersebut melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Pelaku bisa dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

40 Karung Bangkai Ayam Ditemukan di Lembang, Warga Keluhkan Bau Menyengat

57 tahun lalu

Banjir Bandang Tuban, Puluhan Perahu Nelayan di Sungai Hancur hingga Kambing Mati Terseret Arus

57 tahun lalu

Gajah Usia 20 Tahun Mati Ditembak di Kawasan HPT Mukomuko, Diduga Korban Perburuan

57 tahun lalu

Dikira Bangkai Binatang, Warga Jogja Temukan Mayat Bayi di Kali Code

57 tahun lalu

Bangkai Paus Terdampar di Rawa Bakau Sumenep, Begini Kondisinya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal