Jual Beli Bangkai Ternak Marak di Gunungkidul, Dinas Pertanian dan Pangan Gandeng Polisi

Antara
Ilustrasi bangkai ayam. (Foto: Istimewa)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Jual beli ternak mati masih marak di Kabupaten Gunungkidul, DIY. Dinas Pertanian dan Pangan akan menggandeng polisi untuk pencegahan praktik ini.

Kerja sama ini penting untuk mengantisipasi penularan penyakit terutama antraks dari ternak ke manusia. Saat ini, baru ada satu lokasi jual beli ternak mati di Gunungkidul.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, perlu adanya komunikasi lintas sektoral untuk pencegahan dan juga penindakan praktik jual beli ternak mati di wilayah Gunungkidul. Dia mengaku mendapat banyak laporan dari masyarakat terkait dengan maraknya jual beli ternak yang mati.

"Petugas pernah mendatangi lokasi dimana ternak mati dijual dan mendapati bangkai tersebut disimpan dalam pendingin di rumah pemotongan hewan. Kami paksa untuk dikubur," kata Bambang, Sabtu (11/1/2020).

BACA JUGA: Usaha Olah Ayam Tiren di Blitar Digerebek Polisi, 2 Tersangka Diamankan

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

40 Karung Bangkai Ayam Ditemukan di Lembang, Warga Keluhkan Bau Menyengat

57 tahun lalu

Banjir Bandang Tuban, Puluhan Perahu Nelayan di Sungai Hancur hingga Kambing Mati Terseret Arus

57 tahun lalu

Gajah Usia 20 Tahun Mati Ditembak di Kawasan HPT Mukomuko, Diduga Korban Perburuan

57 tahun lalu

Dikira Bangkai Binatang, Warga Jogja Temukan Mayat Bayi di Kali Code

57 tahun lalu

Bangkai Paus Terdampar di Rawa Bakau Sumenep, Begini Kondisinya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal