Hingga Minggu malam, ekskavator belum dievakuasi pihak terkait.
Akibat ambruknya jembatan darurat tersebut warga yang akan beraktivitas baik menuji sekolah, pasar tradisional, puskesmas hingga kantor pemerintahan harus memutar ke desa lain sejauh dua kilometer.
Sebelumnya, jembatan dengan bentang 30 meter dan lebar tiga meter itu putus di bentang tengah, Minggu (22/3/2020) malam. Jembatan Sungai Kemiri tersebut sudah rusak akhir 2018 lalu.
Saat ini, Pemkab Tegal membangun kembali Jembatan Kali Kemiri yang mulai dikerjakan Juni 2023 dan ditargetkan selesai November 2023.