Permintaan itu langsung ditanggapi Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VII Jateng dengan perbaikan darurat di beberapa titik. Meski bersifat darurat, perbaikan jalan ini bisa mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan berlubang dan rusak.
“Sepanjang Pantura Kendal ada enam titik yang diperbaiki secara darurat. Rata-rata kedalaman lubang yang kita tambal 15 cm,” kata Petugas lapangan perbaikan jalan, Feri Dwi.
Dia menjelaskan, perbaikan darurat ini dilakukan untuk menghindari kecelakaan akibat jalan berlubang. Perbaikan secara permanen akan dilaksanakan jika curah hujan mulai berkurang. “Perbaikian secara darurat ini akan terus dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan,” katanya.