Intip Sejarah dan Kondisi Terkini Candi Asu Magelang, Dulunya Adalah Anjing yang Dikutuk?

Inas Rifqia Lainufar
Sejarah Candi Asu, Magelang (Foto: Wisata Jateng)

Dulunya, Candi Asu seringkali dijadikan tempat suci untuk pemujaan arwah leluhur, raja, maupun para dewa.

Sedangkan nama asli dari candi ini sebenarnya belum diketahui secara pasti. Nama ‘Asu’ pun merupakan nama baru yang diberikan oleh penduduk setempat.

Nama ‘Asu’ dipilih karena terdapat arca nandi yang wujudnya telah rusak hingga menyerupai seekor anjing (asu dalam Bahasa Jawa) saat candi pertama kali ditemukan. Sedangkan versi lain mengungkapkan jika warga setempat memberikan nama Candi Asu karena dulunya banyak berkeliaran anjing-anjing liar di sekitaran candi.

Tak hanya itu, nama ‘Asu’ ini disebut-sebut merujuk pada kata ‘asoh’ atau ‘ngaso’ yang berarti istirahat. Hal ini berkaitan erat dengan legenda tentang adanya makam atau tempat peristirahatan terakhir sang raja, Rakai Kayuwangi di candi tersebut.

Selain sejumlah catatan sejarah, beredar sebuah mitos mengenai latar belakang berdirinya candi ini yang begitu dipercaya oleh masyarakat setempat.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemprov Jabar Ubah Pilar Gerbang Gedung Sate Bergaya Candi Habiskan Anggaran Rp3,9 Miliar

57 tahun lalu

Cara Pesan Tiket Lampion Borobudur 2025: Persiapkan Diri untuk Festival Lampion Terbesar Tahun Ini

57 tahun lalu

Benda Bersejarah Ditemukan di Proyek Pembangunan Jalan Prambanan-Gunungkidul

57 tahun lalu

Kisah Ratu Shima, Perempuan Tangguh Pemimpin Pertama di Tanah Jawa

57 tahun lalu

Kemenag Ajak YBA dan Pemuda Buddhis se-Indonesia Sukseskan Pemilu 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal