Konon, hiduplah seorang perempuan cantik, sukses, dan berdarah keraton bernama Dewindani pada zaman dahulu. Namun ia justru memiliki perangai yang kurang baik, yakni tidak dapat mengendalikan hasrat seksualnya ketika melihat pria tampan.
Ia bahkan disebut-sebut bisa bersenggama dengan pria tampan manapun sesuka hatinya. Karena hal inilah, wujudnya akhirnya berubah menjadi seekor sapi yang tubuhnya justru menyerupai seekor anjing.
Lokasi dimana Dewindani berubah menjadi hewan inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya Candi Asu.
Candi Asu tampak begitu cantik dengan adanya relief hiasan flora dan burung kenari di bagian dinding. Sayangnya, atap dari candi ini telah hilang Tinggi tubuh Candi Asu mencapai 3,35 meter, sedangkan tinggi kakinya mencapai 2,5 meter. Terdapat arca atau patung nandi di dalam candi.
Selain itu, terdapat sumur berbentuk kotak yang kedalamannya mencapai 3 meter dengan lebar berukuran 1,3 meter kali 1,3 meter.