BATANG, iNews.id - Pembuatan kapal selama ini identik di Kabupaten Batang dengan ciri khas tersendiri. Akan tetapi, dari tahun ke tahun kini semakin berkurang.
Kondisi industri galangan kapal kayu di Kabupaten Batang pun kian meredup, berdasarkan data Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan (Dislutkanak), dari 60 galangan kapal saat ini hanya 17 pelaku usaha pembuatan kapal yang masih bertahan.
Industri galangan kapal di Kabupaten Batang, memang pernah berjaya pada era 2011, bahkan menjadi salah satu sentra galangan kapal terbaik dan terbesar di Indonesia.
“Memang untuk galangan kapal di Kabupaten Batang saat ini kondisinya sudah semakin berkurang, dari data kami saat ini ada 17. Pada masa jaya-jayanya itu ada sekitar 60 galangan kapal,” kata Kepala Tukang Galangan Kapal Nelayan Pantura Jaya, Tarsono, Minggu (4/6).
Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat sejumlah galangan kapal menutup operasi, mulai dari semakin sepi permintaan, hingga dampak Covid-19.