“Dampak Covid-19 kemarin memang cukup berpengaruh besar bagi mereka, juga perhitungan pembuatan kapal dan keuntungan omzet sekarang agak mengalami penurunan. Untuk produksi saat ini setiap galangan kapal menghasilkan 4 unit per tahun itu sudah cukup lumayan, kalau dulu bisa lebih banyak,” ujarnya.
Industri galangan kapal di Kabupaten Batang pun termasuk salah satu pembuat kapal dengan kualitas terbaik yang sangat identik.
“Keistimewaan galangan kapal di Kabupaten Batang adalah, kapalnya awet bisa melaut beberapa tahun, pengerjaannya juga sangat teliti,” ungkapnya.
Nelayan Pantura Jaya, salah satu industri galangan kapal yang masih bertahan. Galangan kapal yang berada di Sungai Sambong itu saat ini tengah mengerjakan permintaan 4 kapal.
“Ada beberapa jenis kapal yang biasa di buat di antaranya kapal cakalang, kursin, cumi dan cantrang. Kayu yang digunakan adalah kayu bengkirai dan laban dari Kalimantan,” terangnya.