Hukum Harus Ciptakan Kemanfaatan dan Keadilan, Bukan Kesengsaraan

Ahmad Antoni
Diskusi Hot Topic MNC Trijaya FM Semarang bertema Refleksi Penegakan Hukum di Lobby Gets Hotel Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/1/2019). (Foto Sindonews/Ahmad Antoni).

Berkaca dari kasus hukum yang menjerat mantan Ketua DPD Irman Gusman, secara tekstual-yuridis dia dianggap telah bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dan dijatuhi hukuman penjara 4, 5 tahun ditambah pencabutan hak politik selama tiga tahun.

Namun dilihat dari kacamata sosiologi hukum, menurut Esmi, sulit untuk menghadirkan keadilan ketika tolok ukur yang digunakan adalah neraca hukum tekstual semata.

“Tidak mungkin dari sudut pandang yang sempit itu kita bisa menilai rekam jejak, manfaat dan hasil kerja dan jasa-jasa seorang mantan pejabat tinggi negara dalam totalitas kehidupan dan darma baktinya,” ucapnya.

Esmi menilai, dari sudut pandang penerima manfaat, Irman Gusman dapat dianggap sebagai pahlawan yang telah terkorbankan gara-gara membela kepentingan masyarakat di daerahnya, yaitu upayanya untuk menurunkan harga gula. Lebih dari itu, Irman sama sekali tidak terbukti merugikan keuangan negara.

“Maka sedikit sumir bila seorang wakil rakyat dalam menjalankan tugas dan tanggung-jawabnya harus pula dijerat oleh hukum, dengan alasan tekstual. Padahal, terbukti bahwa masyarakat di daerahnya menerima manfaat yang besar dari hasil kerja itu. Artinya, dia mendatangkan manfaat, tapi dikorbankan,” tuturnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di Semarang, Mahasiswa Blokade Jalan dan Ajak Pengendara Bunyikan Klakson

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung Metro Sport Center Semarang, Pengunjung Panik Terjebak di Balkon Lantai 2 

57 tahun lalu

Polda Jateng Bongkar Kasus TPPU Modus Investasi Fiktif Sarang Walet, Korban Rugi Rp78 Miliar

57 tahun lalu

Mudik Lebaran 2026, Tol Bawen–Ambarawa Dibuka Fungsional Pukul 06.00–17.00 WIB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal