Dengan terungkapnya kasus pembunuhan empat orang sekeluarga itu, warga berharap kasus yang menggegerkan tidak terulang dan suasana desa kembali normal.
Diketahui, keempat korban pembunuhan oleh keluarga Saminah yakni, Supratno (usia saat dibunuh 51 tahun), Sugiono (46), Heri (41), dan Vivin (21). Vivin merupakan anak dari Supratno yang merupakan putra sulung Misem, sedangkan Sugiono anak ketiga Misem, dan Heri anak kelima Misem.
Keempat korban dibunuh dengan cara dipukul besi bekas dongkrak dan tabung elpiji. Setelah itu, mayat keempat korban ditumpuk di dalam kamar sebelum akhirnya dikubur di belakang rumah Misem dalam satu liang.
Mereka dibunuh pada Oktober 2014 dan baru ditemukan lima tahun kemudian tepatnya pada Sabtu, 24 Agustus 2019 dengan kondisi sudah menjadi kerangka manusia.