Halau Setan saat Karantina di Rumah Hantu Sragen, Pemudik: Saya Baca Alquran

Joko Piroso
Satu pemudik yang masih bertahan karantina di rumah hantu Desa Sepat, Sragen, Heri Susanto di (Foto: iNews/Joko Piroso)

SRAGEN, iNews.id - Satu dari tiga pemudik di Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah (Jateng) masih menjalani karantina di rumah hantu. Dia mengaku tak diganggu setan jenis apa pun karena kerap membaca Alquran usai salat isya.

Sebelumnya terdapat tiga pemudik yang menjalani karantina di gudang kosong bekas pabrik di Desa Sepat. Namun, dua pemudik mengaku kerap diganggu bayangan hitam hingga meminta dipulangkan.

Mereka merupakan pemudik yang nekat keluar rumah ketika menjalani karantina mandiri di kediaman masing-masing. Selama dua hari berturut-turut, pemudik ini menangis dan meminta tim satgas Covid-19 untuk menjalani karantina mandiri di rumah.

Namun pemudik bandel tersebut akan kembali dimasukkan kembali ke rumah isolasi apabila nantinya ditemukan warga atau tim satgas keluar rumah.

Kepala Desa Sepat Mulyono mengaku saat ini tinggal tersisa satu pemudik yang diisolasi. Dua pemudik sebelumnya sudah kembali ke rumah masing-masing karena diganggu hantu.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Pemudik Terseret Arus di Cipendawa Cianjur, Jasad Ditemukan Terpisah

57 tahun lalu

Pemudik Sekeluarga Kecelakaan di Jalur Klemuk Batu, 1 Orang Tewas 3 Luka

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun Dini Hari di Jombang, Diduga akibat Kondisi Jalan Gelap

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

6 Jenazah dan 4 Korban Luka Kecelakaan Maut di Majalengka Dipulangkan ke Karawang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal