Diganggu Bayangan Hitam, 2 Pemudik yang Dikarantina di Rumah Hantu Nangis Minta Pulang

Joko Piroso
Rumah hantu untuk isolasi warga Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah (Jateng) (Foto: iNews/ Joko Piroso )

SRAGEN, iNews.id - Pemudik yang menjalani karantina di rumah hantu di Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah (Jateng) mengaku tak kuat. Mereka meminta petugas untuk memberikan dispensasi agar bisa menjalani karantina di rumah masing-masing untuk mencegah penularan Covid-19.

Sebelumnya, rumah isolasi di Desa Sepat merupakan gudang kosong. Pemerintah desa mengaja mengubah gudang ini untuk isolasi pemudik bandel.

Para pemudik yang nekat keluar rumah ketika menjalani karantina mandiri di kediaman masing-masing, langsung dibawa ke tempat isolasi tersebut. Angkernya gudang kosong ini pun telah membuat dua pemudik kapok.

Selama dua hari berturut-turut, pemudik ini menangis dan meminta tim satgas Covid-19 untuk menjalani karantina mandiri di rumah. Namun pemudik bandel tersebut akan kembali dimasukkan kembali ke rumah isolasi apabila nantinya ditemukan warga atau tim satgas keluar rumah.

Kepala Desa Sepat Mulyono mengaku saat ini tinggal tersisa satu pemudik yang diisolasi. Dua pemudik sebelumnya sudah kembali ke rumah masing-masing karena diganggu hantu.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Kalteng Ungkap 8,4 Ton Bawang Bombay Ilegal di Palangka Raya, 1 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Penyelundupan Sirip Hiu Digagalkan di Lampung Selatan, Hendak Dibawa ke Jatim

57 tahun lalu

7 Investor di Minahasa Utara Fokus Garap Sektor Pertanian 

57 tahun lalu

5 Nama Daerah Unik di Jawa Tengah, Nomor 4 Dikira Sarang Makhluk Halus

57 tahun lalu

Kabur dari Fasilitas Karantina usai Dites Positif Covid-19, Pria China Terancam Dibui

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal