Gus Yasin dan KHR Azaim Ibrahimy Bekali Seribuan Santri Semangat Cinta Tanah Air

Ahmad Antoni
Wagub Jateng Taj Yasin Maiomen dan KHR Ahmad Azaim Ibrahimy menjadi narasumber dialog kebangsaan di Desa Jatisono, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak. (IST)

Salah satu langkah menjaga keutuhan NKRI, kata dia, dapat dilakukan dengan saling menghormati dan sikap toleransi. Baginya, Indonesia bukan hanya ditinggali oleh penduduk muslim saja. Banyak masyarakat non muslim yang juga memiliki kontribusi di Indonesia.

"Dalam agama Islam diajarkan mengenai toleransi, bagaimana Nabi Muhammad SAW kita membuat (membangun) Madinah. Di sana ada (dibuat) Piagam Madinah yang di dalamnya juga terdapat orang non muslim. Kita diajarkan untuk menjaga hubungan sinergi (di Indonesia)," ujarnya.

Sementara itu, pengasuh Ponpes Salafiyah syafi'iyah Sukorejo, Situbondo,  Raden Ahmad Azaim Ibrahimy mengatakan hal yang berpotensi menimbulkan perpecahan adalah sikap fanatisme. Sikap ini, lanjutnya, harus bisa diredam dengan cara yang baik. 

KHR Ahmad Azaim Ibrahimy menekankan, santri harus mengambil peran dan memperjuangkan asas tunggal Pancasila sebagaimana yang dilakukan oleh ulama-ulama pendahulu.

"Santri harus bisa meneruskan perjuangan para masyayikh (ulama) pendahulu dalam mendirikan negara, melawan penjajah," ujarnya.

Ia menceritakan, perjuangan ulama sebagaimana dilakukan oleh KHR As'ad Samsul Arifin, pengasuh kedua Ponpes Salafiyah Syafi'yah Situbondo. Hingga kini, ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

"Santri itu sami'na wa atho'na kepada guru  kepada kiai. Dan, santri itu harus bisa menghindari perpecahan. Negara ini ada banyak suku, ras dan agama yang harus dijaga, toleransi. Jadi, santri juga ambil peran dalam menjaga nasionalisme," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu

57 tahun lalu

Bidik Basis Santri Jawa Timur, Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW

57 tahun lalu

Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP

57 tahun lalu

Geger! Mayat Pria asal Demak Ditemukan dalam Hutan Darupono Kendal

57 tahun lalu

Pilu! Bocah Hilang Korban Banjir Demak Ditemukan Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal