Gus Yasin Minta Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jadi Perhatian

Ahmad Antoni
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (tengah) berbincang dengan Pimpinan Ponpes API Syubbanul Wathon Tegalrejo Gus Yusuf. (IST)

MAGELANG, iNews.id - Kasus kekerasan yang terjadi di pondok pesantren (ponpes) harus menjadi perhatian bersama, khususnya bagi kalangan pondok pesantren. Apalagi, jumlah ponpes saat ini semakin banyak, diikuti makin meningkatnya jumlah santri.

"Sebenarnya pondok pesantren ramah anak, itu sudah ada. Akan tetapi memang dengan pertumbuhan pondok-pondok pesantren yang baru, ini perlu disampaikan lagi, perlu ditegaskan lagi, dan langkah antisipasi itu lebih baik daripada penanganan," kata Wagub JatengTaj Yasin Maimoen usai menghadiri Halalbihalal Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jateng, di Pondok Pesantren API Syubbanul Wathon Tegalrejo Magelang, Sabtu (20/5).

Dia mengatakan, bertemu RMI dirasa tepat untuk menyampaikan persoalan kekerasan yang terjadi di pondok pesantren. Sebab, RMI merupakan organisasi yang membawahi pondok pesantren, di mana di dalamnya ada Madrasah Diniyah.

"Saya rasa ini tepat untuk kita sampaikan kepada kawan-kawan pondok pesantren untuk merumuskan," ujar pria yang akrab disapa Gus Yasin ini.

Selama ini, kata dia, sebagian besar pondok pesantren hampir tidak pernah menolak dalam menerima santri. Pada proses skrining penerimaan santri, baru ada kerja sama dengan  BNN untuk pencegahan penyalahgunaan napza. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
7 hari lalu

Kebakaran Rumpun Bambu Hebat di Ponorogo Merembet ke Pondok Pesantren, Warga Panik

12 hari lalu

Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

15 hari lalu

Tragedi Santri Tewas Dibakar Senior di Lombok Tengah, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

22 hari lalu

Jokowi di Lampung: Saya Masih Seperti yang Dulu, Masih Orang Kampung

28 hari lalu

3 Santriwati Diduga Dilecehkan Pimpinan Ponpes di Samarinda, Modus Nikah Batin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal