GP Ansor Apresiasi Langkah Pemkot Solo dan DKI Hadapi Virus Korona

Kuntadi
Simulasi evakuasi penumpang suspect virus korona di Bandara Ahmad Yani Semarang, Kamis (30/1/2020). (Foto: iNews.id/Wisnu Wardhana)

"Identifikasi klaster-klaster. Tutup celah munculnya klaster baru. Tidak usah ragu untuk melakukan isolasi, karantina. Untuk itu harus disiapkan tempat khusus karantina," katanya.

Dia menyarankan, agar pemerintah melakukan tindakan stabilisasi ekonomi nasional. Yakni, memprioritaskan stabilitas harga pangan dan ketersediaan terutama dari aksi panic buying, terutama memasuki bulan Ramadan di mana tingkat konsumsi cenderung naik.

Kemudian mendorong Kementerian Tenaga Kerja dan Industri untuk menjamin kegiatan produksi tetap terjalan. Selanjutnya, menginstruksikan Menteri Keuangan, Gubernur BI, serta OJK untuk dapat meyakinkan investor bahwa kondisi bisnis masih berjalan baik meski dalam fase turbulensi akibat dampak virus korona.

"Sudah cukup kekacauan informasi yang kemarin dilakukan. Jangan lagi ada pejabat atau pihak yang tidak kompeten ikut memberikan informasi sembarangan. Harus satu pintu biar situasi tidak gaduh," ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ASN Pemkot Solo Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Staf, Ditangani Badan Kepegawaian

57 tahun lalu

Respons Kabar Gibran Mundur dan Teguh Cuti, Sekda Solo: Pemerintahan Tidak Terganggu

57 tahun lalu

Tempat Hiburan Malam dan Rumah Makan di Solo Wajib Tutup 7 Hari Pertama Ramadhan

57 tahun lalu

Pemkot Solo Larang Lapangan Eks Piala Dunia U-17 untuk Kampanye, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Kalahkan Ismail Kadir, Edward Juara POBSI Pool Circuit Seri VI 2023 Makassar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal