“Rakitan elektronik tersebut berada di dalam buku. Di depan ada empat lembar kemudian baru rakitan elektronik. Buku kelihatan ambles gitu lho, dalamnya sekitar tiga sentimeter,” ucapnya.
Selain buku tersebut, dia juga menemukan buku lainnya yang berisi seputar ilmu kejawen. Sekilas dia membaca ada yang berjudul kebal api dan kekuatan magnet.
Setelah mengetahui buku mencurigakan tersebut, diletakkan di area pekarangan rumahnya. Kemudian, Mugiono memanggil anak muda setempat. Pada Senin sekitar pukul 14.30 WIB, dia dan sejumlah pemuda membawa benda tersebut ke pinggir sungai di dekat rumahnya.
“Saya dibilangi anak-anak kalau benda tersebut membahayakan. Itu bom bilangnya. Kami membawa ke sungai dengan kayu. Tidak berani menyentuh. Buku yang awalnya terbuka, saya tutup kembali,” katanya.
Sekitar pukul 19.30 WIB, dia ditemui ketua RW setempat untuk diajak melaporkan penemuan buku mencurigakan tersebut ke Polsek Baturetno. Kemudian langsung diajak ke lokasi penemuan.
“Anggota polisi datang ke sungai, lokasi benda ditaruh terkakhir, sekitar pukul 21.00 WIB. Kemudian pukul 24.00 WIB baru selesai pemeriksaan. Buku dibawa (polisi) sebagai barang bukti,” ucapnya.
Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Bikin Geger, Ini Detail Buku Mencurigakan Di Wonogiri Yang Dikira Bom"