Ganjar Pranowo Minta Dokter Jelaskan Jasad Pasien Corona Berbahaya atau Tidak

Nani Suherni
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di RSUD Dr Moewardi, Rabu (4/3/2020). (Foto: Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta para ahli menjelaskan soal jenazah pasien positif corona berbahaya atau tidak jika dimakamkan di tempat permakamana umum. Hal ini menyusul banyaknya penolakan warga atas jenazah pasien Covid-19 tersebut.

"Para ahli, dokter atau siapapun yg tahu tolong jelaskan apakah jenazah positif Covid-19 berbahaya jika dimakamkan di tempat pemakaman umum?," kata Ganjar dalam akun Instagramnya, Rabu (1/4/2020).

Dia pun meminta agar warga tidak memberikan stigma kepada pasien dan keluarganya. Apalagi sikap warga bisa melukai perasaan keluarga pasien yang meninggal.

"Mari kita tidak memberikan stigma pada penderita dan keluarganya. Mari jaga perasaan keluarganya," ucapnya.

Sebelumnya diberikan banyak penolakan pemakanan pasien suspect corona oleh warga di dekat area permakaman. Salah satunya jenazah mantan Anggota DPRD Sulsel berinisial AP yang meninggal di (RSUP) Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jenazah Harun Teknisi Helikopter PK-CFX yang Jatuh di Sekadau Dibawa ke Cimahi

57 tahun lalu

6 Jenazah dan 4 Korban Luka Kecelakaan Maut di Majalengka Dipulangkan ke Karawang

57 tahun lalu

Kawanan Lebah Mengamuk di Batang, 1 Orang Tewas 2 Luka-Luka

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Kedatangan Jenazah Pramugari Pesawat ATR 42-500 Florencia di Manado

57 tahun lalu

Jenazah Korban Banjir Bandang di Malalak Agam Kembali Ditemukan, Balita 14 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal