Gagal Panen, Petani di Purbalingga Cabuti Tanaman Cabai yang Membusuk

Catur Edi Purwanto
Petani mencabuti tanaman cabai busuk akibat melonjaknya harga cabai di pasaran yang belum dirasakan dampak keuntungannya. (iNews/Catur Edi Purwanto)

Kenaikan harga cabai yang mencapai Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram tak ikut dinikmati oleh petani. Harga cabai di tingkat petani di Purbalingga saat ini hanya sebesar Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram.

“Kami enggan untuk memanen cabai, sebab ongkos panen lebih besar dan tak sebanding dengan harga jual,” katanya. Di Desa Kutasari Purbalingga selama ini mengandalkan tanaman cabai sebagai produk unggulan  yang bisa mendatangkan keuntungan besar di banding tanaman lainya.

Namun sejak satu bulan terakhir, serangan hama pembunuh tanaman terus mengancam. Hasil panen tanaman cabai milik petani kini terus mengalami penurunan yang berdampak semakin banyaknya petani yang mengalami kerugian.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai Idul Adha, Harga Cabai Rawit di Jombang Meroket Tembus Rp100.000 per Kg

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Kreatif! Pemuda di Purbalingga Ubah Batang Pepaya jadi Pakan Kambing Berkualitas

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal