Gagal Panen, Petani di Purbalingga Cabuti Tanaman Cabai yang Membusuk

Catur Edi Purwanto
Petani mencabuti tanaman cabai busuk akibat melonjaknya harga cabai di pasaran yang belum dirasakan dampak keuntungannya. (iNews/Catur Edi Purwanto)

PURBALINGGA, iNews.id - Melonjaknya harga cabai di pasaran ternyata belum dirasakan dampak keuntungannya bagi para petani. Di Kabupaten Purbalingga, para petani justru bernasib malang karena harga cabai masih rendah.

Tak hanya itu, petani cabai direpotkan dengan serangan hama yang mengakibatkan tanaman cabainya membusuk layu. Karena putus asa tak kunjung menuai untung, petani akhirnya mencabuti tanaman cabainya untuk diganti dengan tanaman lainnya.

Salah satu sentra tanaman cabai di Purbalingga yaitu Desa Kutasari, lereng Gunung Slamet beberapa hektare tanaman cabai milik petani mengalami gagal panen. Hal itu akibat serangan hama pantek atau bubuk buah. 

Di Desa Kutasari, tanaman cabai mengalami pembusukan pada buah karena serangan hama pantek. Salah satu petani bernama Arif Rohman mengeluhkan terjadinya serangan hama yang menyerang tanaman cabainya.

“Saya pasrah dan tak bisa berbuat apa apa lagi untuk menyelamatkan tanaman cabai. Tanaman cabai yang dua pekan lagi akan dipanen kini layu dan membusuk,” kata Arif, Selasa (21/12/2021).

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Dramatis! Kakek di Purbalingga Tewas di Atas Pohon Kelapa Setinggi 15 Meter

12 hari lalu

Panen Melimpah, Warga Lereng Gunung Slamet di Purbalingga Perang Tomat Busuk

14 hari lalu

Viral Petani di Tuban Terbang Pakai Drone Raksasa, Angkut Pupuk Lewati Tambak

14 hari lalu

Tradisi Seru Perang di Purbalingga, Ribuan Tomat Beterbangan Menyasar ke Segala Arah

19 hari lalu

Rugi Rp26 Juta, Sopir Pikap Terguling di Purbalingga Minta Warga Kembalikan Telur Jarahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal