"Solo sangat siap. Tinggal hal-hal kecil saja yang harus dijaga. Salah satunya mengenai sponsor. Jangan ada sponsor dari FIFA yang bertabrakan dengan kegiatan di sekitar stadion," katanya.
Hal itu yang harus dijaga dan bukan pekerjaan yang sulit. Pihaknya akan meminta nanti logo BUMN sementara ditutup dulu selama penyelenggaraan Piala Dunia U-20.
"Karena, kami harus pastikan FIFA ada sponsor. Saya kira Stadion Manahan Solo tidak ada masalah karena perawatannya sangat baik. Tinggal dirapikan rumput lapangan lagi sesuai standar FIFA saja," katanya.
Menurut dia, Indonesia mempunyai keinginan lebih besar bersama negara-negara ASEAN untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.
Dia mengatakan jangan sampai ketika mempunyai kesempatan menyelenggarakan Piala Dunia U-20 yang merupakan event terbesar kedua di FIFA tetapi tidak lakukan dengan maksimal.