Efektivitas Vaksin Lawan Omicron, Ini Kata Dokter Spesialis Patologi Klinik RS UNS

Ary Wahyu Wibowo
Dokter Spesialis Patologi Klinik RS UNS Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto. Foto: Ist.

"Asumsi proporsi jumlah penyintas yang belum divaksin sekitar 20 persen, sebagian besar penyintas sudah divaksinasi, maka vaksinasi 50 persen itu ditambah 20 persen bisa mencapai sekitar 70 persen," katanya. 

Dengan persentase ini, ia menyebut Kemenkes sudah bisa mempertimbangkan penyuntikkan booster. Dengan catatan, vaksinasi Covid-19 primer harus tetap dilakukan dan booster disuntikkan untuk kelompok berisiko tinggi.

"Dengan kecepatan pemberian vaksin rata-rata dalam tujuh hari terakhir ini, maka kita bisa mencapai 50 persen itu dalam waktu sekitar 30-50 hari lagi," tuturnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Delegasi Saudi Fund for Development Puas dengan Perkembangan RS UNS Solo

57 tahun lalu

Jelang Idul Fitri, Palembang Kehabisan Stok Vaksin Covid-19

57 tahun lalu

Masih Banyak Kelompok Rentan yang Belum Vaksin Covid-19, PKBI Lakukan Pendekatan Personal

57 tahun lalu

Dinkes KBB Temukan 300 Dosis Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa

57 tahun lalu

Dinkes Kaltim Imbau Masyarakat Segera Vaksin Covid-19 Booster Kedua, Ini Tujuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal