Efektivitas Vaksin Lawan Omicron, Ini Kata Dokter Spesialis Patologi Klinik RS UNS
"Istilahnya baru in vitro. Tidak salah, hanya harus pelan-pelan bila diterjemahkan di lapangan. Laporan itu dari negara-negara yang vaksinasinya sudah 70-80 persen, tapi di Indonesia kan baru 40-an persen," katanya.
Ia mengatakan, walau seseorang berisiko terjangkit Omicron, bukan berarti efektivitas vaksin Covid-19 hilang. Dia menampik anggapan ini dan menegaskan efektivitas vaksin Covid-19 hanya menurun.
Daripada fokus membahas booster, dr Tonang justru meminta pemerintah segera menggencarkan suntikan dosis kedua vaksin Covid-19.
"Ini lebih penting, lebih bermakna, dan lebih kuat efeknya komunalnya menghadapi apa pun varian Covid-19 yang masih ada dan mungkin akan ada,” tuturnya.
Dikatakannya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sama-sama menyetujui penyuntikkan booster dilakukan saat 50 persen masyarakat sudah divaksin Covid-19.